Militer Israel Kirim Lebih Banyak Pasukan ke Lebanon Selatan

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 27 Maret 2026 | 09:26 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/AFP)
Ilustrasi. (SinPo.id/AFP)

SinPo.id - Militer Israel mengirimkan lebih banyak pasukan ke Lebanon selatan. Hal itu memicu kekhawatiran internasional mengenai upaya Israel untuk memperdalam invasi ke wilayah Lebanon dengan melakukan pemboman terhadap warga sipil.

"Pasukan dari Divisi 162 akan beroperasi di Lebanon selatan dengan tujuan memperluas zona penyangga di daerah tersebut," kata militer Israel dalam sebuah unggahan di media sosial, dilansir dari Al Jazeera, Jumat, 27 Maret 2026.

"Divisi 162 bergabung dengan dua divisi tentara lainnya yang sudah beroperasi di Lebanon selatan," imbuhnya.

Pengerahan pasukan tambahan tersebut dilakukan sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya berencana untuk menciptakan zona penyangga yang lebih besar di Lebanon selatan untuk menangkis ancaman rudal dari kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah.

Diketahui, militer Israel telah melakukan serangan udara dan darat di seluruh Lebanon sambil mengeluarkan perintah pengungsian massal bagi penduduk di wilayah selatan negara itu, termasuk pinggiran ibu kota, Beirut.

Menurut PBB, lebih dari 1,2 juta orang telah dipaksa meninggalkan rumah mereka sejak awal Maret, dan menimbulkan kekhawatiran tentang krisis kemanusiaan yang semakin meningkat. Serangan Israel juga telah menewaskan sedikitnya 1.116 orang dan melukai 3.229 orang lainnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI