KAI Catat Sebanyak 4,1 Juta Tiket Ludes Terjual hingga 24 Maret
SinPo.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, hingga 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, telah terjual 4.195.627 tiket atau 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
"Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal," kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangannya, Selasa, 24 Maret 2026.
Anne merincikan, untuk KA Jarak Jauh telah terjual sebanyak 3.616.273 tiket atau naik naik 101,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Sedangkan penjualan KA Lokal tercatat 579.354 tiket atau 62,5 persen dari total 926.936 tempat duduk.
Untuk rekapitulasi selama periode 11-23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan KA Jarak Jauh dan 441.494 orang untuk KA Lokal. Sehingga total mencapai 2.820.174 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra. Capaian ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari hari ke hari.
Peningkatan tersebut tercermin pada volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KA Jarak Jauh yang terus bergerak naik. Pada 22 Maret tercatat 242.773 pelanggan dengan okupansi 150,7 persen , kemudian meningkat pada 23 Maret menjadi 246.987 pelanggan dengan okupansi mencapai 154,1 persen.
Memasuki 24 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih sangat tinggi. Hingga pagi hari, sedikitnya 225.193 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara mencapai 137,8 persen, dan jumlah ini masih berpotensi bertambah.
"Kondisi ini juga dipengaruhi oleh pola perjalanan masyarakat yang melakukan mudik setelah pelaksanaan salat Idulfitri di perantauan, sehingga volume perjalanan tetap tinggi pada periode arus balik," tuturnya.
Menurut Anne, tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan lantaran pola perjalanan pelanggan yang dinamis dalam satu rangkaian kereta. Bahak, dalam satu perjalanan KA jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda.
"Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia," ungkapnya.
Di tengah tingginya permintaan, sejumlah KA dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026, yaitu KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
Kendati demikian, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket arus balik melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan.
"Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api," tukas Anne.
