Ledakan Dekat Kota Tua Yerusalem, Proyektil Diduga dari Rudal Iran Jatuh Dekat Situs Suci
SinPo.id - Sebuah proyektil yang diduga merupakan pecahan rudal atau hasil intersepsi dilaporkan jatuh di dekat tembok Old City of Jerusalem pada Jumat (waktu setempat), di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.
Menurut jurnalis Agence France-Presse (AFP), insiden terjadi tak lama setelah sirene serangan udara berbunyi di berbagai wilayah Israel sebagai peringatan datangnya rudal dari Iran.
Dua ledakan keras terdengar di langit Yerusalem sebelum sebuah objek menghantam tanah di sekitar kawasan tersebut. Proyektil itu dilaporkan jatuh di dekat kawasan Armenian Quarter dan Jewish Quarter, hanya beberapa ratus meter dari situs-situs suci penting.
Lokasi jatuhnya objek berada tidak jauh dari Masjid Al-Aqsa, Western Wall, serta Church of the Holy Sepulchre—tiga tempat yang memiliki nilai religius tinggi bagi umat Islam, Yahudi, dan Kristen.
Rekaman dari media lokal menunjukkan adanya lubang besar di jalan kawasan Gunung Zion, di selatan Kota Tua. Aparat keamanan Israel langsung menutup lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pemerintah Israel mengecam keras insiden tersebut. Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar menyebut serangan tersebut sebagai “kegilaan rezim Iran”.
“Iran memberikan ‘hadiah’ Idulfitri berupa rudal ke arah Al-Aqsa,” tulisnya di media sosial.
Ia juga menambahkan bahwa serangan yang terjadi di dekat situs suci tiga agama tersebut menunjukkan tindakan yang tidak dapat dibenarkan, terutama dari pihak yang mengklaim menjunjung nilai-nilai religius.
Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun situasi keamanan di Yerusalem dilaporkan semakin tegang menyusul insiden tersebut.

