PAN Berkomitmen Bantu Rakyat Selama Bulan Suci Ramadan
SinPo.id - Anggota DPR RI Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Okta Kumala Dewi, menegaskan komitmen partainya melalui slogan 'Bantu Rakyat' terus direalisasikan secara nyata oleh para kader. Khususnya, Anggota DPR RI di seluruh Indonesia selama bulan suci Ramadan.
Menurut dia, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan PAN merupakan implementasi langsung dari arahan dan bimbingan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, agar seluruh kader senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Semangat bantu rakyat bukan hanya slogan, tetapi gerakan nyata yang terus kami jalankan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini," kata Okta dalam keterangannya, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
Selama Ramadan 2026, PAN menggelar berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya adalah program PANsar Murah yang menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, program mudik gratis yang memberangkatkan sekitar 3.000 orang ke 28 kota/kabupaten di wilayah Jawa dan Sumatra, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Selain itu, PAN menyelenggarakan program PANdai (PAN Cerdas Cermat Islami) sebagai upaya mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter, khususnya dalam bidang keislaman dan kebangsaan.
Khusus di daerah pemilihan Banten III, Okta turut menginisiasi kegiatan PANsar Murah di awal Ramadan dan menyalurkan sekitar 2.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi relawan dan masyarakat di wilayah Tangerang Raya.
"Ini adalah bukti nyata bahwa kader PAN selalu berupaya untuk membersamai rakyat, hadir di tengah kebutuhan mereka, dan memberikan solusi konkret untuk rakyat," ucapnya.
Lebih lanjut, Okta juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Dia menyoroti bahwa di tengah dinamika global, termasuk potensi krisis energi minyak akibat konflik geopolitik seperti perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel, Indonesia perlu memperkokoh kesolidan nasional.
"Kita harus menjadikan Lebaran sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa, terutama di tengah tantangan global yang tidak ringan," kata Okta.
