DKI Target Renovasi 633 Rumah Kurang Mampu di 2026

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 17 Maret 2026 | 08:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Program Bedah Rumah yang digagas Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta di Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2025.

Tahun ini, kata dia, program sosial ini menargetkan renovasi 633 unit rumah untuk masyarakat kurang mampu di seluruh wilayah ibu kota.

“Program bedah rumah bukan sekadar memperbaiki fisik hunian, tapi juga meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Pramono dalam keterangan resminya dikutip Selasa, 17 Maret 2026.

Dia menekankan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program dapat menjangkau lebih banyak warga, termasuk dukungan dari BUMD, BUMN, dan pihak swasta.

Secara simbolis, Pramono menyerahkan 24 unit rumah yang telah selesai direnovasi, terdiri dari 10 unit di Jakarta Pusat, 11 unit di Jakarta Selatan, dua unit di Jakarta Barat, dan satu unit di Jakarta Utara.

Pramono menegaskan, program ini bersifat inklusif. “Setiap warga berhak mendapatkan manfaat program, tanpa memandang latar belakang agama,” ujar Pramono. 

Salah satu penerima manfaat, Atun, mengungkapkan perubahan signifikan pada rumahnya. “Sebelumnya rumah sering bocor dan ventilasinya minim. Sekarang jauh lebih layak dihuni,” kata Atun. 

Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Abu Bakar, menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi warga yang ingin mendapatkan bantuan. 

“Masyarakat dapat melapor melalui RT dan RW, kemudian diverifikasi oleh kelurahan. Selama renovasi, pemilik rumah difasilitasi tempat tinggal sementara, seluruh biaya ditanggung oleh Baznas Bazis dari dana umat,” ujar Abu. 

Menurut Abu, orogram ini juga mendapat dukungan dari PAM Jaya, Perumda Dharma Jaya, Pertamina, dan Pegadaian. 

"Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan program sehingga lebih banyak rumah warga Jakarta yang bisa diperbaiki," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI