Donald Trump Kritik Starmer: Inggris Dinilai Enggan Terlibat dalam Serangan AS ke Iran

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45 WIB
Presiden AS Donald Trump (SinPo.id/ Getty Images)
Presiden AS Donald Trump (SinPo.id/ Getty Images)

SinPo.id -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terkait sikap London yang menolak permintaan Washington untuk ikut serta dalam serangan terhadap Iran.

Trump menyebut keputusan Starmer sebagai hal yang mengecewakan. Ia mengaku terkejut ketika Inggris menolak permintaan Amerika untuk mengirim kapal perang ke Timur Tengah.

“Kalian adalah sekutu tertua kami. Kami menghabiskan banyak uang untuk NATO, dan semua hal ini untuk melindungi kalian. Kami bekerja sama dengan kalian untuk melindungi Ukraina – itu ribuan mil jauhnya, dipisahkan oleh samudra luas. Kami tidak harus melakukan itu, tapi kami melakukannya. Saya pikir itu sangat buruk,” ujar Trump dalam konferensi pers.

Trump menambahkan bahwa Amerika Serikat sempat meminta dua kapal induk dari Inggris, namun ditolak. Menurutnya, Starmer baru menawarkan bantuan setelah perang “pada dasarnya sudah berakhir.”

“Saya bilang, saya tidak membutuhkannya setelah perang berakhir dan dimenangkan. Saya membutuhkannya sebelum perang. Saya sangat tidak senang dengan Inggris. Mereka seharusnya terlibat dengan antusias. Kami sudah melindungi negara-negara ini selama bertahun-tahun,” tegas Trump.

Trump juga menyinggung soal Rusia.

“Putin takut pada kami. Dia tidak takut pada NATO. Tidak ada rasa takut terhadap Eropa sama sekali,” katanya.

Downing Street belum memberikan komentar atas pernyataan tersebut.

Trump diketahui sudah beberapa pekan menunjukkan kekesalan atas sikap Starmer yang enggan bergabung dalam ofensif AS terhadap Iran. Inggris sebelumnya menolak permintaan penggunaan pangkalan militer untuk serangan pendahuluan, meski kemudian memberi izin terbatas untuk serangan defensif.

Pada Sabtu, Trump juga meminta mitra internasional mengirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk mencegah upaya Iran menutup jalur perairan strategis tersebut. Namun, Starmer menolak permintaan itu dengan menegaskan bahwa Inggris “tidak akan terseret ke dalam perang yang lebih luas.”

BERITALAINNYA
BERITATERKINI