Mudik Lebaran 2026: 1,53 Juta Penumpang Padati 37 Bandara, Naik 14% dari Tahun Lalu
SinPo.id - PT Angkasa Pura Indonesia mencatat pergerakan penumpang pada awal angkutan Lebaran cukup bergairah. Secara kumulatif, jumlah pergerakan penumpang di 37 Bandara InJourney Airports pada tiga hari penyelenggaraan angkutan Lebaran, yakni 13–15 Maret 2026, mencapai 1,53 juta penumpang. Angka ini naik signifikan sekitar 14% dibandingkan periode yang sama pada angkutan Lebaran 2025 sebanyak 1,34 juta.
Sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga meningkat hingga 9,5% menjadi sekitar 11.321 penerbangan, dari periode sebelumnya pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 10.327 penerbangan.
"Peningkatan ini didorong melesatnya penerbangan domestik sejalan dengan tradisi mudik masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di daerah asal. Di samping itu, program penurunan harga tiket pesawat rute domestik kelas ekonomi yang dicanangkan pemerintah juga berkontribusi terhadap peningkatan trafik penerbangan," ujar Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan tertulis, Senin 16 Maret 2026.
Angkasa Pura Indonesia turut mendukung program penurunan harga tiket pesawat dengan memotong tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar 50%. Potongan ini langsung memengaruhi nominal harga tiket pesawat sehingga semakin meringankan biaya perjalanan masyarakat.
Pahlevi menambahkan, seluruh bandara mampu mengakomodir lonjakan permintaan perjalanan pada periode peak season angkutan Lebaran.
"Kolaborasi erat dengan stakeholders menjadi kunci bagi bandara InJourney Airports untuk memastikan ketersediaan kapasitas penerbangan dan mengelola dengan baik peningkatan jumlah penumpang pesawat. Kami berkomitmen untuk Melayani Sepenuh Hati dan mewujudkan angkutan lebaran yang aman dan nyaman bagi masyarakat," tegasnya.
