Legislator Soroti Potensi Ekonomi dari Bisnis Pengolahan Air Bersih

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 16 Maret 2026 | 09:27 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyoroti potensi ekonomi dari bisnis pengolahan dan penyediaan air bersih. Terutama untuk dikembangkan sebagai lini bisnis strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Karena berdasarkan laporan keuangan perusahaan, sektor produksi air bersih dinilai memiliki kinerja yang cukup baik dengan Return on Assets (ROA) mencapai sekitar 12 persen, yang menurutnya termasuk tinggi dibandingkan sejumlah BUMN lainnya.

Hal itu dinilai dapat menjadi peluang bagi pemerintah melalui BUMN untuk memperluas investasi di sektor air, selain adanya pengembangan pengelolaan sampah dan sektor pangan.

"Bisnis air bersih ini potensinya sangat besar. Selain menjadi kebutuhan dasar masyarakat, sektor ini juga dapat memberikan keuntungan bagi korporasi jika dikelola secara profesional," kata Herman, dalam keterangan persnya, dikutip Senin, 16 Maret 2026.

Saat ini, pengelolaan air masih didominasi oleh pemerintah daerah melalui perusahaan daerah air minum (PDAM), namun ekspansi layanan dinilai belum cukup cepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Oleh sebab itu, ia mendorong agar pemerintah pusat memiliki peran yang lebih besar dalam pembangunan infrastruktur air minum melalui proyek-proyek SPAM regional, serta perlu diperkuat melalui regulasi nasional yang lebih komprehensif.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI