Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Sesikitnya 12 Orang

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 16 Maret 2026 | 08:38 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/AP)
Ilustrasi. (SinPo.id/AP)

SinPo.id - Sedikitnya 12 warga Palestina, termasuk dua anak laki-laki, seorang wanita hamil, dan delapan petugas polisi, tewas pada hari Minggu akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza.

Serangan udara tersebut menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi perkotaan Nuseirat di Gaza tengah dan menewaskan empat orang, termasuk pasangan berusia 30-an dan putra mereka yang berusia 10 tahun.

Menurut Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, wanita hamil yang tewas dalam serangan itu sedang mengandung anak kembar. Sedangkan korban keempat adalah tetangganya yang berusia 15 tahun, dan dibawa ke rumah sakit Awda di Nuseirat.

“Kami sedang tidur dan terbangun karena serangan rudal. Serangannya sangat kuat. Tidak ada peringatan sebelumnya," kata Mahmoud al-Muhtaseb, seorang tetangga. Dilansir dari AP, Senin, 16 Maret 2026.

Kemudian serangan udara lainnya pada Minggu sore menghantam sebuah kendaraan polisi di rute Salah al-Din selatan-utara di pintu masuk kota Zawaida di Gaza tengah.

"Serangan itu menewaskan delapan petugas polisi, termasuk Kolonel Iyad Ab Yousef, seorang pejabat polisi senior di Gaza tengah," kata Kementerian dalam Negeri.

Diketahui, sebagian besar polisi di Gaza menghilang selama perang karena pasukan Israel merebut wilayah Gaza.

Namun setelah gencatan senjata Oktober, mereka muncul kembali di jalan-jalan Gaza dan menegaskan kembali kendali di daerah-daerah yang tidak dikendalikan oleh militer Israel.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI