ASDP Ketapang Siapkan Kapal Besar Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026
SinPo.id - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang berencana mengoperasikan kapal berukuran besar di lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik Lebaran 2026.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk menambah jumlah total kapal yang beroperasi, melainkan memperkuat komposisi armada dengan kapal berkapasitas lebih besar.
“Jumlah kapal yang beroperasi kemungkinan tetap sekitar 35 unit. Tapi komposisinya akan kita perkuat dengan kapal-kapal yang ukurannya lebih besar,” kata Arief, Minggu 15 Maret 2026.
Menurut Arief, penguatan armada akan difokuskan pada kapal berukuran sekitar 2.000 Gross Tonnage (GT) agar kapasitas angkut kendaraan meningkat. Hal ini diharapkan dapat memperlancar arus penyeberangan di jalur penghubung Pulau Jawa dan Bali selama periode mudik.
Saat ini, terdapat enam kapal besar yang sudah beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk, yakni empat kapal di Dermaga 4 dan dua kapal di Dermaga 2. Namun jumlah tersebut dinilai belum mencukupi sehingga diperlukan kapal perbantuan dari lintasan lain, seperti Lembar, Padangbai, hingga Surabaya.
Arief juga menambahkan bahwa penguatan armada kapal besar mempertimbangkan momentum Hari Raya Nyepi di Bali yang waktunya berdekatan dengan Lebaran.
“Karena itu, penguatan armada kapal besar di kami proyeksikan berlangsung hingga periode menjelang Nyepi. Karena prediksi kami puncak arus mudik 15–17 Maret sebelum penutupan,” ujarnya.
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk akan ditutup sementara pada 18–20 Maret 2026 selama sekitar 37 jam untuk menghormati Hari Raya Nyepi.
