Stafsus Wapres: Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Tindakan Pengecut

Laporan: Tio Pirnando
Minggu, 15 Maret 2026 | 19:32 WIB
Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus (SinPo.id/ Humas MK)
Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus (SinPo.id/ Humas MK)

SinPo.id - Staf Khusus Wakil Presiden, Suwardi menyebut, aksi penyiraman cairan kimia berbahaya terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus, merupakan tindakan pengecut yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum dan demokrasi.

Peristiwa ini bukan hanya merupakan bentuk kekerasan semata, namun juga menjadi ancaman serius terhadap rasa aman warga serta kepercayaan publik.

"Saya mengutuk keras peristiwa tersebut, karena kekerasan semacam ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran serta memicu rasa saling curiga di tengah masyarakat," kata Suwardi dalam keterangannya, Minggu, 15 Maret 2026. 

Suwardi menilai, tudingan dan kecurigaan publik sangat mudah diarahkan kepada pemerintah sebagai penyelenggara negara. Untuk itu, pengusutan cepat, menyeluruh, dan transparan menjadi sangat penting.

Presiden Prabowo Subianto pun telah memerintahkan aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan tuntas atas peristiwa ini secara transparan patut diapresiasi. "Langkah tersebut harus diwujudkan dalam proses penyelidikan dan penyidikan yang profesional, akuntabel, serta terbuka kepada publik agar kepercayaan masyarakat dapat terjaga," ujarnya. 

Selain itu, lanjut Suwardi, penting pula untuk menghilangkan rasa saling curiga, khususnya antara pemerintah dan kalangan masyarakat sipil yang selama ini menjalankan fungsi kritik sebagai bagian sah dari kehidupan demokrasi. 

"Hubungan antara negara dan masyarakat sipil harus dibangun di atas prinsip saling menghormati, keterbukaan, dan komitmen bersama terhadap supremasi hukum," tegasnya. 

Sementara itu, Nico Harjanto, Stafsus Wapres lainnya, meminta aagar korban diberikan perawat medis yang terbaik hingga pulih tanpa kendala biaya apa pun. 

"Saya mengecam keras tindakan teror kepada Saudara Andrie Yunus. Simpati saya yang mendalam kepada Mas Andrie, seluruh keluarga, dan jajaran KontraS atas peristiwa ini," kata Nico. 

Menurut Nico, fokus saat ini adalah pemulihan Andrie dan menemukan pelaku sebagaimana perintah Presiden Prabowo kepada Kapolri. Di mana, Presiden minta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan cepat. Dengan menujukkan  bahwa hukum di Indonesia hadir untuk melindungi seluruh warga dan menghadirkan rasa aman untuk kita semua.

"Saya juga minta lembaga terkait untuk memperketat peredaran air keras dan bahan berbahaya lainnya yang sering dipergunakan untuk kejahatan, tawuran, dan serangan ke warga tidak bersalah. Saya berharap kejadian tragis yang dialami Mas Andrie adalah yang terakhir, " kata Nico.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI