YLKI Puji Satgas Pertamina Cegah Panic Buying BBM

Laporan: Tio Pirnando
Minggu, 15 Maret 2026 | 16:56 WIB
Petugas melakukan pengisian BBM non subsidi (SinPo.id/Agus Priatna)
Petugas melakukan pengisian BBM non subsidi (SinPo.id/Agus Priatna)

SinPo.id -  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memuji pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri PT Pertamina (Persero) sebagai upaya mencegah kepanikan masyarakat (panic buying) terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG.

"Pembentukan Satgas Ramadan dan Idul Fitri oleh PT Pertamina (Persero) merupakan langkah yang baik dan positif," kata Ketua YLKI Niti Emiliana di Jakarta, Minggu, 15 Maret 2026. 

Niti menilai, Pertamina tentu sudah mempersiapkan Satgas sebaik mungkin. Seperti tahun-tahun sebelumnya Pertamina bisa menjaga stok pasokan BBM dan LPG dengan baik, termasuk tahun ini.

Keberadaan Satgas ini akan menjadi pemenang bagi masyarakat agar tidak punic buying. Di tengah momentum Lebaran diprediksi akan memicu lonjakan mobilitas dan ekonomi masyarakat.

"Dalam kondisi ini, penggunaan konsumsi BBM dan LPG tentu meningkat secara signifikan. Makanya, Pertamina juga harus bersiap," paparnya. 

Langkah Pertamina yang menyiagakan ribuan SPBU dan agen LPG, lanjutnya, sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama arus mudik dan balik lebaran 2026, apalagi sebagian besar SPBU dan agen LPG tersebut harus beroperasi 24 jam.

"Dari sisi perlindungan konsumen, langkah Pertamina ini sebagai bentuk antisipasi untuk memastikan keandalan dan kecukupan pasokan, stabilitas, distribusi," katanya.

Namun, terdapat beberapa catatan, yaitu Pertamina harus memastikan distribusi merata, terutama di jalur-jalur mudik, melakukan pengawasan terhadap kualitas dan takaran serta siap tanggap atas aduan atau keluhan konsumen.

Dalam kondisi geopolitik seperti sekarang, Pemerintah dan Pertamina bisa terus menjaga ketahanan energi secara berkelanjutan, bukan hanya saat momentun Lebaran.

Adapun layanan pendukung seperti Serambi MyPertamina di SPBU dengan total 43 titik yang tersebar di berbagai rest area tol, nontol, bandara, pelabuhan dan stasiun kereta api, Serambi MyPertamina, sesuatu yang sangat istimewa. 

Dengan demikian, pemudik bisa beristirahat sambil menikmati berbagai fasilitas yang disediakan di Serambi MyPertamina seperti musala, mini klinik, area bermain anak, kursi pijat, makan dan minum gratis hingga tempat cukur.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI