DPR Ingatkan Kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2026, Jawa Barat Jadi Sorotan

Laporan: Galuh Ratnatika
Minggu, 15 Maret 2026 | 14:16 WIB
Perbaikan jalan berlubang di ruas Tol Jakarta-Cikampek. (SinPo.id/Dok. Jasa Marga)
Perbaikan jalan berlubang di ruas Tol Jakarta-Cikampek. (SinPo.id/Dok. Jasa Marga)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur dan transportasi dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu daerah tujuan mudik terbesar. Sehingga kesiapan jaringan jalan tol, rest area, serta manajemen lalu lintas perlu dipastikan sejak dini.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang atau sekitar 50,10 persen dari total penduduk Indonesia.

Meskipun jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya, potensi kepadatan lalu lintas dinilai tetap tinggi, khususnya pada ruas-ruas tol utama di Pulau Jawa.

“Walaupun jumlah pemudik secara nasional diproyeksikan sedikit menurun dibandingkan tahun lalu, potensi kepadatan kendaraan di ruas Tol Jakarta–Cikampek dan Rest Area KM 57 tetap tinggi karena jalur ini menjadi lintasan utama pemudik menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur,” kata Andi, dalam keterangan persnya, Minggu, 15 Maret 2026.

Di samping itu, pihaknya juga menyoroti kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik menjelang Lebaran yang diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di jalur utama mudik.

“Kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik menjelang dan setelah Lebaran menjadi langkah penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama mudik, sehingga perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman,” jelasnya.

Meski demikian, kata Andi, sinergi antara pemerintah, operator jalan tol, kepolisian, serta para pemangku kepentingan lainnya tetap sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI