BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca 15–16 Maret 2026: Sejumlah Wilayah Diminta Waspada Hujan Lebat
SinPo.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 15–16 Maret 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan sangat lebat di beberapa daerah tertentu.
BMKG menegaskan, kondisi atmosfer saat ini masih mendukung pembentukan awan hujan di berbagai wilayah. Dampak hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, hingga tanah longsor berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Peringatan Dini 15 Maret 2026
Kategori Waspada (hujan sedang–lebat): Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DIY, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.
Kategori Siaga (hujan lebat–sangat lebat): Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur.
Potensi angin kencang: Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara.
Peringatan Dini 16 Maret 2026
Kategori Waspada: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.
Kategori Siaga: Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur.
BMKG menegaskan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas (hujan ekstrem), namun masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. Hujan intensitas sedang–lebat tetap berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, maupun longsor.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG dan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor.
