Red Bull Kelebihan Berat, Verstappen Ragukan Peluang Menang di 2026
SinPo.id - Max Verstappen menghadapi salah satu akhir pekan paling mengecewakan sepanjang kariernya bersama Red Bull. Di Grand Prix China, sang juara dunia tiga kali hanya mampu start dari posisi kedelapan dan gagal mencetak poin di Sprint setelah terhambat masalah teknis di awal lomba.
Masalah utama Red Bull terungkap: mobil mereka kelebihan bobot sekitar 10 kilogram, yang berarti kehilangan tiga persepuluh detik per lap. Ditambah dengan defisit tenaga mesin buatan sendiri yang belum selevel Mercedes dan Ferrari, serta keseimbangan mobil yang disebut Verstappen “awful”, tim juara bertahan tampak kesulitan menandingi rival.
Verstappen, yang finis keenam di Australia setelah kecelakaan di Q1, kini pesimistis bisa meraih kemenangan musim ini. “Tolong jangan sebut soal kemenangan sekarang, ketika kami tertinggal 1,7 detik,” ujarnya kepada Viaplay. Ia menegaskan masih terlalu banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum Red Bull bisa kembali bersaing di depan.
Meski begitu, sejarah menunjukkan Red Bull kerap melakukan pengembangan pesat di tengah musim. Dengan regulasi baru dan mesin perdana buatan sendiri, tantangan mereka kali ini lebih besar, namun peluang untuk bangkit tetap ada.
