Polri: Penerapan Contraflow-One Way Gunakan Sistem SMS Blast

Laporan: Firdausi
Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:55 WIB
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo (SinPo.id/Dok.Polri)
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo (SinPo.id/Dok.Polri)

SinPo.id - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyiapkan sistem SMS blast yang dapat digunakan untuk memberikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas maupun rencana penerapan rekayasa jalan berupa contraflow dan sistem one way 

Menurutnya, informasi itu akan disampaikan kepada masyarakat dua jam sebelum kebijakan rekayasa lalu lintas diberlakukan agar pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik.

"Misalnya dua jam sebelum contraflow atau one way diberlakukan, masyarakat akan mendapat informasi melalui SMS blast sehingga bisa menentukan jalur perjalanan yang akan dipilih," kata Dedi, Sabtu, 14 Maret 2026.

Dia mengatakan, berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan dalam mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran, namun penerapan diberlakukan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

"Contraflow ini sudah dipersiapkan. Jika nanti sore terjadi kepadatan dari Jakarta menuju Cikampek, maka rekayasa tersebut bisa segera dilaksanakan," ujarnya.

Selain itu, kata dia, keputusan penerapan rekayasa lalu lintas, juga akan diambil berdasarkan analisis data yang dihimpun dari berbagai sistem pemantauan di Command Center. Ketika volume kendaraan yang melintasi ruas tol tertentu telah mencapai angka tertentu, maka langkah pengaturan lalu lintas akan segera diberlakukan.

“Apabila arus kendaraan yang melalui Cikampek sudah di atas 6.000 kendaraan per jam, maka akan dilakukan rekayasa one way dan langkah-langkah pengaturan lainnya,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat selama mudik dan arus balik lebaran agar memanfaatkan layanan hotline Polri nomor 110 apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik.

"Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai situasi darurat maupun gangguan di jalan sehingga petugas dapat segera memberikan bantuan," ujarnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI