Mojtaba Khamenei Tampil di Depan Publik, Tegaskan Perlawanan Militer
SinPo.id - Mojtaba Khamenei mengirim pesan publik pertamanya pada Kamis 13 Maret 2026, setelah beberapa hari absen, menegaskan perlunya kelanjutan perlawanan militer dan mempertahankan pengaruh Iran di Selat Hormuz. Pesan itu dibacakan melalui televisi negara dengan foto statis pemimpin baru.
Kehadiran publik Mojtaba menegaskan posisinya sebagai pemimpin perang, setelah sebelumnya sorotan media Iran lebih menekankan garis keturunan dan kredensial keagamaan. Kini, media konservatif dan semi-independen menyoroti perannya sebagai komandan perang, dengan dukungan tegas dari militer, ulama, birokrat, dan tokoh budaya.
Kayhan, media yang dekat dengan kantor pemimpin sebelumnya, menyebutnya “jenderal revolusi” dan menyoroti hubungan lama Mojtaba dengan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC). Sementara itu, media moderat dan reformis menekankan kelanjutan kepemimpinan sebagai langkah stabilisasi yang mencegah kekosongan kekuasaan.
Gambar dan poster yang menampilkan Khomeini, Ali Khamenei, dan Mojtaba memperkuat narasi kontinuitas dan persatuan. Media negara juga memperingatkan bahwa skeptisisme publik dapat dianggap bersekongkol dengan “musuh Zionis,” menegaskan ruang terbatas bagi kritik saat pemimpin baru mengonsolidasikan kekuasaan.
