Banggar DPR Optimis Defisit APBN Tak akan Melebar di Atas 3 Persen

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 12 Maret 2026 | 16:44 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengaku optimis defisit APBN tidak akan melebar di atas 3 persen, meskipun harga minyak naik akibat ketegangan yang terjadi di Timur Tengah.

"Begini, sebagai itu Banggar, kami patuh terhadap Undang-Undang APBN, Undang-Undang Keuangan Negara. Batasannya 3 persen dari PDB kita. Saya tidak pernah punya pikiran liar untuk berpikir di atas itu," kata Said, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan kenaikan harga ICP, yang berdampak pada pelemahan rupiah. Karena menurutnya, ICP masih cukup stabil.

"Kalau melihat asumsi makro dan postur APBN kita di tahun 2026 ini, harga ICP kita, kalau dihitung dari Januari sampai 9 Maret, itu sekitar rata-rata masih di bawah asumsi makro kita. Sehingga kita itu sebenarnya tidak perlu gaduh, tidak perlu menjadi bangsa kagetan," ungkapnya.

Terlebih sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah menegaskan komitmennya untuk menjaga defisit anggaran agar tetap di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB), meskipun konflik di Timur Tengah berpotensi mendorong lonjakan harga minyak.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI