AHY: Arahan Presiden Soal Mudik Lebaran Sesuai Tagline SinPo Tv "Menyapa Kampung Halaman"

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:57 WIB
Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono resmi melepas tim mudik SinPo TV di Gedung Graha SinPo (Ashar/SinPo.id)
Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono resmi melepas tim mudik SinPo TV di Gedung Graha SinPo (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah diskon dan insentif transportasi bagi masyarakat yang ingin mudik Lebaran 2026. Hal ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memastikan arus mudik berjalan lancar sekaligus meringankan biaya perjalanan masyarakat.

"Ini juga penting sekali untuk diketahui oleh masyarakat. Ini adalah sebuah bentuk insentif keberpihakan dari pemerintah dan ini juga arahan dari Pak Presiden Prabowo Subianto, bahwa bagaimana masyarakat bukan hanya aman, selamat, tiba di tempat, sesuai dengan tagline SinPo Tv (Menyapa Kampung Halaman)," kata AHY usai melepas tim liputan mudik SinPo Tv di Graha SIN PO, Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2026. 

AHY menilai, arti tagline SinPo Tv "Menyapa Kampung Halaman" menandakan ada keluarga yang akan ditemui oleh pemudik di kampung halaman. Karena itu, dalam melakukan perjalanan, faktor keselamatan harus menjadi perhatian utama, termasuk kelancaran mobilitas, serta biaya terjangkau. 

Maka dari itu, pemerintah menyiapkan kebijakan diskon tiket pesawat sekitar 17-18 persen, kapal laut 30 persen, kereta api 30 persen, dan diskon tarif tol 30 persen. Tujuannya supaya perjalanan mudik ke kampung halaman, lebih terjangkau, terlebih bagi masyarakat yang membawa keluarga. 

AHY juga mengimbau masyarakat untuk cara mematuhi aturan yang ditetapkan Polri. Jika letih, sebaiknya beristirahat di rest-rest area yang telah disediakan pemerintah. "Jadi, jangan memaksakan, jangan tergesa-gesa, terburu-buru ingin tiba, tapi akhirnya mengakibatkan kecelakaan, apalagi fatal. Dan ingat, bukan hanya kita bertanggung jawab pada diri kita dan keluarga kita yang kita kemudikan, tapi juga pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, mohon dipatuhi segala aturan yang ditetapkan oleh Polri. Kemudian nanti jika ada merekayasa selalu lintas, itu juga menjadi bagian yang harus kita patuhi, " tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI