Pimpinan DPR Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Putri Akbar Tandjung

Laporan: Juven Martua Sitompul
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:33 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sari Yuliati resmi menjadi Wakil Ketua DPR RI. (SinPo.id/Dok. Golkar)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sari Yuliati resmi menjadi Wakil Ketua DPR RI. (SinPo.id/Dok. Golkar)

SinPo.id - Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan Rakyat Sari Yuliati sekaligus Bendahara Umum (Bendum) Partai Golkar menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty Tandjung. Dia berpulang pada Rabu pagi, 11 Maret 2026.

"Innalillahi wa inna illaihi roji’un. Turut berduka cita atas wafatnya Karmia Krissanty Tandjung, putri dari Bapak Akbar Tandjung. Semoga almarhumah diampuni segala dosa serta kekhilafannya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Sari dalam keterangannya, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Jenazah disemayamkan di rumah duka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan pada hari yang sama di TPU Tanah Kusir, Jakarta. Pihak keluarga memohon doa serta keikhlasan dari kerabat dan masyarakat untuk memaafkan segala kesalahan almarhumah semasa hidupnya. 

Karmia Krissanty Tandjung meninggalkan suami, Akbar Nasution, serta dua anak, Inaya Abriana Nasution dan Raga Hakabara Nasution. Dia juga meninggalkan kedua orang tuanya, Akbar Tandjung dan Krisnina Maharani, serta saudara-saudara kandungnya.  

Akbar Tandjung dikenal sebagai salah satu tokoh senior Partai Golkar dan politik Indonesia. Dalam perjalanan panjang kariernya, dia pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (1988–1993), Menteri Perumahan Rakyat (1993–1998), serta Menteri Sekretaris Negara pada masa Presiden B.J. Habibie. Pada periode 1999–2004, Akbar Tandjung menjabat sebagai Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, dan tercatat sebagai tokoh penting dalam menjaga eksistensi Golkar di era Reformasi.  

Kabar meninggal Karmia Krissanty Tandjung ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Akbar Tandjung dan Partai Golkar. Doa dan simpati terus mengalir dari berbagai pihak sebagai bentuk penghormatan atas kepergian Karmia Krissanty Tandjung.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI