Kementerian UMKM Prediksi Perputaran Uang di Lebaran 2026 Rp190 Triliun

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 11 Maret 2026 | 12:44 WIB
Ilustrasi. Pembuatan kue kering di Kwitang. (Agus Priatna/SinPo.id)
Ilustrasi. Pembuatan kue kering di Kwitang. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana mendorong pelaku UMKM memanfaatkan momentum periode Lebaran 2026. Menurutnya, potensi transaksi uang di masyarakat di seluruh Indonesia saat Idulfitri 2026 diproyeksikan mencapai Rp175 triliun hingga Rp190 triliun.

"Tahun ini, diproyeksikan bahwa angka ini sedikit menurun (jumlah pemudik) dibandingkan tahun lalu, yaitu hanya 143 sampai 144 juta orang yang akan melakukan mudik, dengan estimasi perputaran uang sampai Rp190 triliun," kata Temmy di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Temmy menyampaikan, Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp185 triliun untuk penukaran uang Lebaran. Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 76,2 juta orang akan mudik menggunakan kendaraan pribadi dan singgah di rest area besar. Sedangkan 23,2 juta orang diperkirakan menggunakan angkutan umum, 6,4 juta melalui pelabuhan, 4,98 juta lewat bandara, dan 2,12 juta melalui kereta.

Dari total pemudik, sekitar 68,9 persen perjalanan diproyeksikan terjadi di Pulau Jawa dengan volume mencapai sekitar 99 juta pergerakan. Potensi-potensi jutaan calon konsumen di berbagai titik pergerakan masyarakat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku UMKM.

"Kita melihat tahun lalu terdapat kenaikan rata-rata 4 kali lipat omzet UMKM pada saat momen mudik Lebaran. Dari rata-rata (omzet) Rp 1 juta rupiah, diperkirakan menjadi Rp 4 juta rupiah pada saat momen Lebaran," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI