Konflik Timur Tengah Memanas, Puan Dorong Penguatan Hukum Internasional

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 10 Maret 2026 | 16:21 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Ketua DPR RI Puan Maharani, menyoroti memanasnya ketegangan di Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, yang mengabaikan prinsip penghormatan kedaulatan negara.

Menurutnya, konflik yang terjadi di Timur Tengah tersebut tidak hanya mencerminkan pertentangan kepentingan di tingkat regional, tetapi juga menggambarkan tantangan besar bagi tata kelola global ke depan. Sehingga hukum internasional perlu diperkuat.

"Situasi ini menegaskan kembali pentingnya penguatan hukum internasional, peran lembaga internasional dalam menjaga perdamaian, keadilan, stabilitas dunia, serta hak negara dalam mempertahankan kedaulatannya," kata Puan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Oleh sebab itu, pihaknya mendukung setiap upaya dan inisiatif diplomasi, baik yang dilakukan secara bilateral, regional, maupun multilateral, untuk mendorong seluruh pihak menahan diri dan menghindari eskalasi konflik yang lebih luas, dengan mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta menyelesaikan sengketa secara damai.

Ia pun mendesak PBB untuk mengambil peran, dan segera bertindak dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional, perlindungan terhadap masyarakat sipil, serta komitmen bersama menjaga perdamaian dan stabilitas global.

"DPR RI juga menegaskan bahwa Pemerintah Republik Indonesia harus terus menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif dalam menjaga kepentingan nasional secara bijaksana, konsisten, dan konstruktif dalam merespons dinamika geopolitik global yang berkembang," tegasnya.

Selain itu, Puan juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Pemimpin TertingginIran, Ayatullah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran pada tanggal 28 Februari 2026.

"Indonesia, sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, menyampaikan simpati yang mendalam kepada seluruh rakyat Iran yang tengah menghadapi masa sulit ini," ungkapnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI