Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di All England 2026 Terhenti di Semifinal, Petik Banyak Pelajaran

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 09 Maret 2026 | 00:23 WIB
All England
All England

SinPo.id -  Perjalanan impresif pasangan muda Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, pada turnamen bulu tangkis bergengsi All England Open Badminton Championships 2026 akhirnya terhenti di babak semifinal. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho / Seo Seung Jae, dengan skor 19-21, 13-21.

Pertandingan semifinal tersebut berlangsung di Utilita Arena Birmingham pada Sabtu 7 Maret 2026. Meski kalah dalam dua gim, pasangan Indonesia itu tetap meninggalkan kesan kuat berkat performa mengejutkan sejak awal turnamen.

Raymond mengaku bersyukur pertandingan berjalan lancar meski hasil akhirnya belum berpihak kepada mereka.

“Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang. Di gim pertama kami sudah unggul, tapi konsentrasi sedikit menurun sehingga lawan bisa membalikkan keadaan,” ujar Raymond usai laga.

Menurutnya, kekuatan utama pasangan Korea Selatan terletak pada konsistensi, terutama saat memasuki poin-poin krusial di akhir gim.

Sementara itu, Joaquin menilai pertandingan melawan ganda nomor satu dunia menjadi pengalaman berharga bagi mereka. Ia bahkan merasakan perbedaan aura permainan Kim/Seo sejak sesi pemanasan.

“Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Dari pemanasan saja auranya sudah berbeda,” kata Joaquin.

Pasangan debutan di level BWF World Tour Super 1000 itu sebenarnya tampil sangat menjanjikan sepanjang turnamen. Mereka menjadi wakil Indonesia pertama yang melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk / Ki Dong Ju dengan skor 17-21, 21-12, 21-19.

Performa mengejutkan kembali ditunjukkan pada babak berikutnya ketika Raymond/Joaquin menumbangkan senior mereka sendiri, Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri, melalui pertarungan tiga gim 8-21, 21-14, 21-16 dalam durasi 55 menit.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka atas pasangan senior tersebut menjadi tiga kali pertemuan beruntun.

Tak berhenti sampai di situ, pasangan peringkat 17 dunia itu kembali membuat kejutan di perempat final dengan menyingkirkan unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng / Wang Chang, lewat kemenangan dua gim langsung 21-18, 21-12 dalam waktu 36 menit.

Meski gagal melangkah ke final, pencapaian menembus semifinal turnamen tertua di dunia tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Raymond/Joaquin untuk menghadapi persaingan di turnamen-turnamen besar berikutnya.

Joaquin berharap pencapaian ini justru menjadi motivasi, bukan beban bagi mereka.

“Ke depan ini tidak boleh jadi beban. Kami ingin menjalaninya dengan enjoy. Mohon dukungan masyarakat Indonesia agar kami bisa terus berkembang dan berprestasi,” ujarnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI