Di Hambalang, Prabowo Kumpulkan Mantan Ajudan TNI dan Gelar Rapat Maraton Bahas Geopolitik hingga Mudik

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 09 Maret 2026 | 01:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/Tim Media)
Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/Tim Media)

SinPo.id -  Prabowo Subianto menggelar pertemuan penuh kehangatan dengan para mantan ajudan dan pengawalnya saat masih aktif berdinas di TNI. Silaturahmi tersebut berlangsung di kediaman pribadinya di Hambalang pada Minggu 8 Maret 2026

Momen kebersamaan itu diunggah melalui akun resmi Sekretariat Presiden. Dalam unggahan tersebut, Prabowo terlihat duduk bersama para mantan ajudan di sebuah ruangan dengan arsitektur kayu khas kediaman Hambalang.

Teddy Indra Wijaya menjelaskan para tamu yang hadir merupakan mantan ajudan dan pengawal Prabowo ketika ia bertugas di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sekitar 30 tahun lalu saat masih aktif sebagai perwira TNI.

“Presiden Prabowo Subianto memanggil dan bersilaturahmi dengan seluruh mantan ajudan dan pengawal beliau semasa berdinas di Kostrad dan Kopassus,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, beberapa dari para ajudan tersebut masih aktif berdinas di TNI, sementara lainnya telah pensiun dan kini bekerja di perusahaan pribadi milik Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut juga muncul kisah yang menyentuh. Salah seorang mantan pengawal bercerita bahwa putranya yang pernah disekolahkan oleh Prabowo kini telah lulus menjadi sarjana dan berhasil mendapatkan pekerjaan.

Di hari yang sama, Prabowo juga menggelar rangkaian rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang. Rapat yang berlangsung sejak siang hingga malam hari itu membahas berbagai agenda strategis pemerintah.

Teddy menyebut sedikitnya lima rapat berbeda digelar oleh Presiden untuk membahas berbagai isu, mulai dari pendidikan hingga dinamika geopolitik global.

Salah satu topik utama adalah perkembangan pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada penguatan bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) serta pendidikan kedokteran.

Selain itu, pemerintah juga membahas peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat internasional dan memperluas kerja sama dengan universitas top dunia.

Isu geopolitik global juga turut menjadi perhatian. Prabowo meminta laporan terkait perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki dampak terhadap stabilitas regional dan Indonesia.

Dalam rapat tersebut, turut dibahas program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia, khususnya di Universitas Pertahanan. Program yang dimulai sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan pada 2022 itu kini telah menampung hampir 200 mahasiswa Palestina.

Selain pendidikan dan geopolitik, pemerintah juga mempersiapkan berbagai langkah menghadapi arus mudik menjelang Idul Fitri. Presiden menekankan pentingnya memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Rapat strategis tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan pentingnya koordinasi lintas kementerian agar berbagai agenda prioritas nasional dapat berjalan optimal, mulai dari penguatan pendidikan, penguasaan teknologi, hingga kesiapan menghadapi momen Lebaran.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI