Home /

Safari Ramadan, KNPI Ajak Pemuda Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana Sumatera

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 07 Maret 2026 | 12:08 WIB
DPP KNPI menggelar safari Ramadan untuk korban bencana Sumatra. (SinPo.id/dok. Pribadi)
DPP KNPI menggelar safari Ramadan untuk korban bencana Sumatra. (SinPo.id/dok. Pribadi)

SinPo.id - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama, melakukan safari Ramadan ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra, melalui program kemanusiaan bertajuk "Ramadan Ceria: Synergy of Harmony". Kegiatan ini sebagai bentuk kehadiran pemuda di tengah masyarakat yang  menghadapi ujian akibat bencana alam  beberapa waktu lalu.

"Safari Ramadan KNPI diawali pada 4–5 Maret 2026 di wilayah Aceh, yang terdampak banjir cukup luas dan menyebabkan banyak warga harus berjuang memulihkan kehidupan mereka. Dalam kegiatan tersebut, KNPI menyalurkan 1000  santunan kepada masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan keluarga yang mengalami kesulitan akibat bencana", kata Haris dalam keterangannya, Jumat, 6 Maret 2026. 

Menurut Haris, Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kita untuk saling menguatkan. KNPI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak sendirian menghadapi situasi ini," ujarnya. 

Setelah kegiatan di Aceh, safari Ramadan KNPI akan berlanjut ke Sumatra Barat, yang juga mengalami bencana banjir dan longsor. Dalam rangkaian kegiatan ini, KNPI menargetkan sekitar 1.000 penerima manfaat dari program santunan dan bantuan kemanusiaan.

Kegiatan safari Ramadan ini merupakan bagian dari gerakan sosial KNPI untuk memperkuat peran pemuda dalam menghadirkan kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat. 

Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Sebaliknya, pemuda harus menjadi bagian dari solusi dengan hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Semangat yang kami bangun adalah sinergi dan harmoni. Pemuda Indonesia harus berada di garda depan dalam membangun solidaritas sosial, terlebih pada saat masyarakat menghadapi bencana," jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen pemuda, relawan, dan komunitas masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar upaya pemulihan pascabencana sebagaimana misi Presiden Prabowo agar pemulihannya dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

"Kita lihat, semangat pengabdian dan perhatian kepada rakyat Presiden Prabowo sangat tinggi, dari pasca bencana Sumatera beliau lebih dari 3 kali meninjau langsung. Kepedulian dan semangat Presiden Prabowo ini mari kita dukung dan perkuat dengan kolaborasi berbagai elemen untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana Sumatera ini agar segera pulih, " tandasnya. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI