Home /

Wapres Dorong Pemuda Manfaatkan Bonus Demografi dan AI Secara Bijak

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 06 Maret 2026 | 22:54 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka di pembukaan Rakernas DPN Peradah (SinPo.id/Setwapres)
Wapres Gibran Rakabuming Raka di pembukaan Rakernas DPN Peradah (SinPo.id/Setwapres)

SinPo.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda, termasuk keluarga besar Peradah untuk memanfaatkan momentum bonus demografi dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak guna meningkatkan kapasitas dan daya saing bangsa. Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, dan teknologi.

"Indonesia saat ini tengah menuju puncak bonus demografi pada 2040–2045, ketika mayoritas penduduk berada pada usia produktif. Jadi ini adalah kesempatan kita, kekuatan kita, di saat banyak negara lain yang mengalami krisis populasi," kata Gibran dalam Rakernas XIII DPN Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia di Pura Aditya Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat, 6 Maret 2026.

Menurut Gibran, kondisi ini merupakan peluang strategis bagi Indonesia untuk mendorong peningkatan produktivitas nasional. Ia pun mengajak para pemuda untuk memperkuat karakter, meningkatkan kompetensi, serta memperluas keterlibatan dalam pembangunan.

Di samping itu, di tengah disrupsi teknologi yang semakin masif dewasa ini, Gibran juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab.

"Selalu saya tegaskan juga, jangan terlalu ketergantungan dengan AI. Critical thinking, penting. Kemampuan problem-solving, penting. Dan juga, yang paling kita tekankan adalah cara berpikir secara komputasi. Gunakan AI dengan tanggung jawab dan sesuai etika," ujarnya.

Lebih lanjut, Gibran berharap Peradah dapat bersinergi dengan pemerintah dalam memanfaatkan momentum bonus demografi dan disrupsi AI sebagai kekuatan menuju Indonesia Emas.

Sementara itu, Ketua DPN Peradah Indonesia I Putu Yoga Saputra menegaskan komitmen Peradah untuk mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

"Selagi program itu untuk rakyat, maka Bapak Presiden dan jajaran, tak usah takut, Pak, lanjut terus,” ujar Yoga.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI