Anggota DPR Dorong Relaksasi Kebijakan Industri Makanan dan Minuman
SinPo.id - Anggota Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, menegaskan pentingnya relaksasi kebijakan, khususnya terkait industri Makanan dan Minuman (Mamin), di tengah ketidakpastian situasi geopolitik global.
Pasalnya, industri makanan dan minuman memiliki kontribusi signifikan dalam hal ekspor, khususnya ke tiga negara tujuan utama, yaitu Tiongkok, Amerika Serikat, dan India.
“Namun, dalam perjalanannya, tentu banyak sekali tantangan-tantangannya, banyak sekali isu atau masalah-masalah yang dihadapi," kata Erna, dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 6 Maret 2026.
"Apalagi sekarang kita ada isu terbesar di depan kita, sekarang ini sedang ada mulai kontraksi geopolitik yang luar biasa,” imbuhnya.
Menurutnya, memanasnya ketegangan di Timur Tengah, akan berdampak pada biaya produksi, kenaikan harga yang fluktuatif terhadap bahan baku, yang dikaitkan dengan rantai pasok global dari negara asal impor ke dalam industri dalam negeri.
Oleh sebab itu, Erna berharap Erna berharap kebijakan Pemerintah dapat lebih direlaksasi, mengingat banyaknya tantangan industri dalam merespons gejolak.
“Kemudian harus ada kebijakan-kebijakan pemerintah yang lebih fleksibel ya, terkait bagaimana dengan pasokan bahan baku ini penting," ungkapnya.
"Termasuk juga kita meminta para pelaku usaha untuk melakukan diversifikasi produk, baik dari sisi desain maupun lainnya, untuk mengatasi biaya produksi yang tinggi,” kata Erna menambahkan.
