PBB Desak Penyelidikan terkait Serangan Terhadap Sekolah Perempuan di Iran
SinPo.id - Kantor Hak Asasi Manusia PBB, mendesak pihak-pihak yang berada di balik serangan mematikan terhadap sebuah sekolah perempuan di Iran untuk menyelidiki dan berbagi informasi mengenai insiden tersebut.
Komisaris Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, menyerukan penyelidikan yang cepat, tidak memihak, dan menyeluruh terhadap serangan tersebut. Namun, pihaknya tidak menyebutkan siapa yang berada diyakini bertanggung jawab.
"Tanggung jawab ada pada pihak-pihak yang melakukan serangan untuk menyelidikinya," kata juru bicara kantor hak asasi manusia PBB, Ravina Shamdasani, dalam konferensi pers di Jenewa sebagaimana dilansir dari CNA pada Rabu, 4 Maret 2026.
"Ini benar-benar mengerikan. Gambar-gambar yang beredar di media sosial menangkap "esensi kehancuran, keputusasaan, dan ketidakmasukakalan serta kekejaman konflik ini," imbuhnya.
Meski tak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab, Turk mengatakan, sekolah di Iran tersebut diserang pada serangan pertama AS-Israel terhadap Iran. Oleh sebab itu, Turk mendesak semua pihak untuk menahan diri dan kembali ke meja perundingan.
Sementara Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa, Ali Bahreini, sebelumnya telah mengangkat isu tersebut dengan Turk dalam sebuah surat tertanggal 1 Maret, menyebut serangan itu tidak dapat dibenarkan dan kriminal.
