Home /

Kedubes AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Irak, 9.000 Orang Dievakuasi dari Timur Tengah

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 04 Maret 2026 | 06:35 WIB
AS (pixabay)
AS (pixabay)

SinPo.id -  Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibu kota Irak menyatakan bahwa warga Amerika harus segera meninggalkan negara tersebut dan mengimbau agar tidak melakukan perjalanan ke Irak “untuk alasan apa pun”.

“Warga negara AS diimbau untuk tidak bepergian ke Irak dengan alasan apa pun. Warga negara AS yang saat ini berada di Irak sangat dianjurkan untuk segera pergi secepat mungkin ketika kondisi memungkinkan dengan aman, dan untuk tetap berlindung di tempat sampai kondisi keberangkatan yang aman tersedia,” demikian pernyataan kedutaan melalui unggahan media sosial.

“Pejabat Irak dapat menutup dan membuka kembali wilayah udara kapan saja dalam waktu singkat. Silakan hubungi maskapai Anda untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai penerbangan.”

Sebelumnya, para demonstran pro-Iran sempat mencoba memasuki Kedutaan Besar AS di Baghdad, dan milisi yang bersekutu dengan Iran telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas AS di negara tersebut.

Media Israel Ynet melaporkan ratusan warga Israel terlantar di Dubai, dengan sebagian menyatakan kekecewaan terhadap pemerintah karena gagal memulangkan mereka, sementara kota populer di Teluk tersebut berada di bawah serangan Iran.

Staf kedutaan Israel telah dievakuasi dari negara itu dengan penerbangan khusus, namun pemerintah Israel belum membuat pengaturan serupa bagi warganya yang sedang berlibur di Uni Emirat Arab, menurut laporan tersebut.

“Kami sudah berada di sini sejak Jumat. Berbeda dengan warga lain yang terjebak di luar negeri, Dubai berada dalam situasi yang berbeda. Ada rudal di sini, drone, dan tidak ada peringatan atau alarm di sini,” ujar seorang wisatawan, Hila Hershkowitz (50), seperti dikutip.

“Ada seribu warga sipil di sini yang berada di zona perang, dan selain itu ada artikel yang menyebutkan bahwa stok rudal Uni Emirat Arab hampir habis – lalu di mana negara (kami)?”

Sekitar 9.000 warga Amerika telah dievakuasi dari Timur Tengah sejak dimulainya serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran, menurut Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Seluruh personel AS telah dipastikan dalam keadaan aman setelah sebuah drone menghantam area parkir yang berdekatan dengan Konsulat AS di Dubai, tambah Rubio.

Sekitar 1.600 warga negara AS saat ini sedang meminta bantuan di kawasan tersebut, katanya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI