Home /

Donald Trump: Bukan Israel, Saya yang Memaksa Serangan ke Iran

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 04 Maret 2026 | 00:28 WIB
Presiden AS, Donald Trump (SinPo.id/Aljazeera)
Presiden AS, Donald Trump (SinPo.id/Aljazeera)

SinPo.id -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa serangan terhadap Iran bukanlah hasil tekanan Israel, melainkan keputusan Washington sendiri. “Tidak, sebenarnya saya yang mungkin memaksa mereka,” kata Trump saat ditanya apakah Israel telah “memaksa” tangannya untuk menyerang Iran.

Trump menyebut bahwa berdasarkan arah negosiasi yang sedang berlangsung hingga pekan lalu — dengan mediasi Iran — ia yakin Teheran akan menyerang AS, meski intelijen Amerika sendiri menyatakan tidak ada ancaman langsung.

Pernyataan ini muncul setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa serangan dilakukan karena Washington mengetahui Israel akan membombardir Iran, dan pemerintahan Trump percaya Iran kemudian akan menyerang fasilitas AS di kawasan.

Trump juga menyinggung soal masa depan kepemimpinan Iran. Ia menilai lebih baik jika negara itu dipimpin oleh tokoh dari dalam negeri, bukan oleh Reza Pahlavi, putra mendiang Shah Iran. “Ia tampak seperti orang yang sangat baik. Tapi menurut saya, seseorang dari dalam mungkin lebih baik,” ujar Trump.

Mengenai kemungkinan terburuk dari serangan, Trump berkata: “Saya kira skenario terburuk adalah kita melakukan ini, lalu seseorang mengambil alih yang sama buruknya dengan orang sebelumnya. Itu bisa terjadi. Kita tidak ingin itu terjadi.”

Pernyataan Trump ini disampaikan saat ia menerima kunjungan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Gedung Putih, menambah dimensi baru pada ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI