Home /

Komisi XII DPR Tekankan Pentingnya Antisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

Laporan: Juven Martua Sitompul
Selasa, 03 Maret 2026 | 22:16 WIB
Ilustrasi Selat Hormuz. (SinPo.id/Shutterstock)
Ilustrasi Selat Hormuz. (SinPo.id/Shutterstock)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengingatkan pemerintah pentingnya mengantisipasi dampak penutupan Selat Hormuz. Apalagi, Selat Hormuz merupakan salah satu jalur vital pasokan energi dunia.

Putri mengatakan 20 persen pasokan minyak dan gas dunia melewati selat yang terletak di antara Teluk Oman dan Teluk Persia itu.

"20 persen pasokan minyak dan gas dunia itu melewati Selat Hormuz sehingga tentu apabila ada penutupan di Selat Hormuz tersebut akan terpengaruh pasokan minyak dunia, yang nanti imbasnya juga tentu ke harga minyak global," kata Putri dalam keterangannya, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Legislator dari Fraksi PAN ini menaruh perhatian pada potensi kenaikan harga minyak dunia, termasuk Indonesia. Untuk itu, dia mendukung pemerintah melakukan langkah antisipasi.

"Menteri ESDM [Bahlil Lahadalia] juga nanti akan segera mengadakan rapat dengan Dewan Energi Nasional untuk membahas terkait dengan permasalahan ini," ucapnya.

Putri menekankan antisipasi diperlukan terlebih pada momentum Ramadan seperti saat ini. "Sebentar lagi akan memasuki Lebaran sehingga biasanya memang ada peningkatan kan untuk BBM dan lain sebagainya, ini memang harus kita antisipasi bersama," katanya.

Lebih lanjut, Putri menegaskan pentingnya diversifikasi pasokan energi dalam negeri. Dia menyorot kerja sama Indonesia dengan sejumlah perusahaan energi asal Amerika Serikat agar tidak hanya bergantung pada Timur Tengah.

"Karena yang dikhawatirkan dengan adanya ketegangan ini nanti Selat Hormuz ditutupnya belum tentu sampai kapan, kita kan berharap jangan sampai nanti ada kenaikan. Kalau kenaikan nanti tentu berdampak kepada APBN kita,"'ucapnya.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas di Kawasan Timur Tengah.

Penutupan Selat Hormuz dilakukan setelah AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI