Home /

Legislator Golkar Yakin Pemerintah Lakukan Langkah Terbaik Amankan Jemaah WNI

Laporan: Juven Martua Sitompul
Selasa, 03 Maret 2026 | 09:25 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/AFP)
Ilustrasi. (SinPo.id/AFP)

SinPo.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam mengimbau jemaah umrah asal Indonesia yang masih berada di Arab Saudi, agar tetap tenang dan bersabar jika terjadi keterlambatan kepulangan akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Indonesia dipastikan melakukan langkah terbaik dalam mengamankan warganya.

"Kita menghimbau kepada jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi, baik itu di Madinah maupun Makkah, agar kiranya dapat bersabar, seandainya ada keterlambatan kepulangan para calon jamaah disebabkan oleh eskalasi perang di Timur Tengah," kata Aprozi kepada wartawan, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini meminta para jemaah terus berkoordinasi dengan biro travel penyelenggara, serta mengikuti arahan dari Duta Besar RI dan perwakilan Kementerian terkait di Arab Saudi.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian terkait bersama aparat keamanan telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan keselamatan dan kelancaran pemulangan WNI yang tengah menjalankan ibadah umrah.

"Kita kita yakini bahwa pemerintah Republik Indonesia tentu akan melakukan yang terbaik. Melakukan koordinasi tentang bagaimana teknis pemulangan warga Indonesia yang ada di Arab Saudi atau di yang sedang melaksanakan ibadah umrah," tegasnya.

Aprozi juga meminta keluarga jemaah di Tanah Air untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah. Dia optimistis pemulangan jemaah hanya tinggal menunggu waktu dan jalur yang dinyatakan aman.

Di sisi lain, Aprozi juga mengimbau masyarakat yang belum berangkat umrah agar menunda keberangkatan hingga situasi keamanan di Timur Tengah kembali kondusif. Pasalnya, jalur penerbangan menuju Arab Saudi berpotensi terdampak konflik, terutama jika melintasi wilayah-wilayah yang tengah memanas.

"Yakin saja bersabar pemerintah Indonesia pasti akan mengambil langkah-langkah yang lebih bijak melalui Kementerian Haji dan Umrah, TNI, Polri, untuk mengambilkan langkah-langkah strategis, jalur mana yang tidak membahayakan untuk melakukan pemulangan jamaah ke Tanah Air," kata dia.

Selain itu, Aprozi meminta biro travel penyelenggara umrah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah yang tertunda kepulangannya, termasuk fasilitas penginapan dan konsumsi, agar tidak merasa resah di tengah situasi yang berkembang.

Dia pun mendorong pemerintah meningkatkan intensitas komunikasi dengan otoritas Arab Saudi serta maskapai penerbangan, baik nasional maupun internasional, guna memastikan proses pemulangan jemaah dapat berjalan lancar dan aman.

"Yakin saja bahwa mereka bisa pulang dengan selamat namun hanya waktu, waktu yang tepat mana yang akan digunakan terhadap kepulangan para jamaah sampai ke Tanah Air," kata Aprozi.

Tensi di kawasan Timur Tengah terus memanas pascaserangan Israel yang didukung Amerika Serikat ke Iran. Situasi tersebut memicu serangan balasan Iran terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa titik kawasan Timur Tengah, termasuk di Riyadh, Arab Saudi.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI