Home /

Iran Serukan Solidaritas Internasional usai AS-Israel Serang Rumah Sakit dan Sekolah

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 03 Maret 2026 | 08:48 WIB
Bangunan sekolah di Iran yang terdampak serangan AS-Israel. (SinPo.id/Istimewa)
Bangunan sekolah di Iran yang terdampak serangan AS-Israel. (SinPo.id/Istimewa)

SinPo.id - Iran menyerukan tindakan dan solidaritas internasional setelah beberapa rumah sakit dan sekolah terkena dampak serangan udara Amerika Serikat dan Israel di negara tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan kedua negara tersebut terus menyerang daerah pemukiman tanpa pandang bulu, tanpa terkecuali rumah sakit, sekolah, fasilitas Bulan Sabit Merah, maupun monumen budaya.

"Tindakan ini merupakan perbuatan yang disengaja dari kejahatan paling keji yang menjadi perhatian internasional," kata Baghaei, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 3 Maret 2026.

"Sikap acuh tak acuh terhadap ketidakadilan yang sedang berlangsung dan ekstrem ini hanya akan semakin memperburuk masa depan umat manusia dengan membahayakan nilai-nilai bersama yang menjadi landasan komunitas global kita," imbuhnya.

Pir Hossein Kolivand, kepala Bulan Sabit Merah Iran, menulis surat yang dipublikasikan kepada presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC), untuk menuntut kecaman eksplisit atas serangan yang berdampak pada anak-anak dan pusat pendidikan serta medis.

Ia pun meminta ICRC untuk mengambil langkah-langkah segera guna mencegah insiden serupa terjadi lagi saat perang berkecamuk.

Sementara itu, Presiden ICRC Mirjana Spoljaric mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa aturan perang harus ditegakkan sebagai kewajiban, bukan pilihan.

“Infrastruktur sipil seperti rumah sakit, rumah, dan sekolah harus dilindungi dari serangan. Petugas medis dan petugas pertolongan pertama harus diizinkan untuk melakukan pekerjaan mereka dengan aman,” katanya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI