Pekerja Pembersih Kaca Tergantung 15 Menit Saat Badai di Surabaya, Satu Tewas di Lantai 25
SinPo.id - Hujan badai yang melanda Kota Surabaya pada Senin 3 Maret 2026 berujung tragedi. Dua petugas pembersih kaca gedung tinggi terjebak dan tersangkut tali gondola saat angin kencang menerjang. Keduanya sempat bergelantungan di ketinggian selama belasan menit sebelum tim penyelamat tiba.
Peristiwa menegangkan itu terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video, terlihat gondola terombang-ambing dihantam angin, sementara dua pekerja berusaha bertahan di tengah guyuran hujan deras.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Surabaya, M. Rokhim, mengatakan kedua pekerja tersebut tergantung cukup lama sebelum proses evakuasi dilakukan.
“Cukup lama ya, mungkin sekitar 15 menitan sebelum tim Rescue datang ke lokasi,” ujar Rokhim di tempat kejadian.
Salah satu pekerja, Edy Suratno (51), warga Tambak Wedi, diduga sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat petugas tiba. Ia kemudian dievakuasi melalui jendela lantai 25 gedung apartemen tersebut.
“Sudah meninggal kayaknya, berarti yang satu (Edy) sudah meninggal,” tambahnya.
Menurut Rokhim, para pekerja sebenarnya telah bersiap mengakhiri pekerjaan karena cuaca mulai mendung. Namun, hujan disertai angin kencang datang secara tiba-tiba sebelum mereka sempat turun sepenuhnya.
“Sudah mau selesai, sudah siap-siap mau turun, tapi belum sampai, akhirnya kena angin. Temannya yang di bawah ini sudah turun. Ada beberapa tim sebenarnya,” jelasnya.
Insiden ini kembali menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi pekerja di gedung bertingkat, terutama saat kondisi cuaca ekstrem melanda secara mendadak. Pihak berwenang masih melakukan evaluasi terkait standar keselamatan kerja dalam peristiwa tersebut.

