Home /

Iran: Bantuan AS Tidak Lain Kehancuran dan Kelaparan

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 02 Maret 2026 | 22:06 WIB
Duta Besar Republik Islam Iran untuk RI, Mohammad Boroujerdi (SinPo.id/Tio Pirnando)
Duta Besar Republik Islam Iran untuk RI, Mohammad Boroujerdi (SinPo.id/Tio Pirnando)

SinPo.id - Duta Besar Republik Islam Iran untuk RI, Mohammad Boroujerdi, mempertanyakan klaim Amerika Serikat (AS) yang selalu ingin membantu negara-negara lain, termasuk bantuan kepada Iran. 

Menurut dia, dunia sudah melihat bahwa tidak ada manfaat apapun atas bantuan yang klaim AS, kecuali menciptalan kerusakan. 

"Bantuan Amerika Serikat tidak lain selain kehancuran dan kelaparan dan kerusakan total bagi sebuah negara. Apakah ada manfaat lain? Saya rasa tidak ada," kata Boroujerdi di kediaman pribadinya, kawasan Menteng, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026. 

Boroujerdi mencontohkan bantuan AS untuk Irak, Afganistan dan negara lainnya. Dan, dunia melihat kondisinya. Jadi, bantuan yang diberikan AS, tidak lain adalah sebuah kehancuran bagi negara tersebut. 

Kemudian, AS menawarkan ironi, sebuah tawaran bantun lepada Iran. Di saat yang sama justru menyerang kedaulatan Iran bersama rezim Zionis Israel hingga membunuh 200 anak-anak tak berdosa yang sedang bersekolah. 

"Saya ingin tanyakan jenis bantuan seperti apa ini? Sampai dengan 200 anak-anak SD menjadi korban. Bantuan seperti apa yang dimaksudkan oleh mereka?" ujarnya. 

Boroujerdi mengungkapkan, bantuan yang pernah diberikan AS pada masa lalu sebelum terbentuknya Republik Islam Iran melalui revolusi pada tahun 1979, tidak lain hanyalah sanksi dan tekanan terhadap negaranya. 

"Setelah dari hal yang mereka lakukan, mereka dengan tidak sukses terhadap Iran, melancarkan berbagai jenis sanksi, melakukan berbagai upaya intelijen dan matematik di negara kami hingga sekarang," pungkasnya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI