Yusril Kenang Try Sutrisno Saat Bertugas Siapkan Teks Pidato Wapres, Sosok Bersahaja

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 02 Maret 2026 | 14:47 WIB
Mantan Wapres Try Sutrisno. (SinPo.id/Ashar)
Mantan Wapres Try Sutrisno. (SinPo.id/Ashar)

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengaku sudah menjalin kedekatan dengan almarhum Try Sutrisno sejak menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya pada tahun 1983. Hubungan berlanjut saat Yusril bertugas di Sekretariat Negara pada 1993, bertepatan dengan masa awal Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 RI.

"Pada masa itu, saya bertugas menyiapkan naskah-naskah kepresidenan, termasuk teks pidato Wakil Presiden, di bawah arahan Mensesneg Bapak Moerdiono. Sesekali saya bertemu dengan Pak Try. Beliau sangat baik, ramah, dan menghargai kami yang saat itu masih tergolong generasi muda," kata Yusril dalam keterangannya, Senin, 2 Maret 2026.  

Yusril menaruh kesan mendalam terhadap sosok Try Sutrisno tak hanya terlihat dalam perannya sebagai pejabat negara, tetapi juga terhadap sikap pribadinya yang sederhana dan penuh keikhlasan. 

Interaksi semakin intens dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika Yusril menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara dan ditugaskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk berkomunikasi dengan Try Sutrisno terkait gagasan kembali ke UUD 1945 naskah asli yang disahkan pada 18 Agustus 1945.

"Beliau adalah pribadi yang ikhlas dan teguh pendirian. Dalam berbagai diskusi kebangsaan, saya melihat komitmen beliau yang kuat terhadap konstitusi dan masa depan negara. Kesederhanaan hidupnya juga sangat membekas. Saya beberapa kali berkunjung ke kediaman beliau di Menteng, dan selalu disambut dengan penuh keramahan dan kebaikan hati," tuturnya.

Menurut Yusril, sosok Try merupakan figur teladan yang menunjukkan pengabdian kepada bangsa tidak selalu ditunjukkan dengan retorika besar, melainkan dengan konsistensi, integritas, dan kerendahan hati sepanjang hayat.

Oleh karena itu, Yusril sangat berduka atas wafatnya Try Sutrisno. Bangsa Indonesia kehilangan seorang tokoh militer sekaligus negarawan yang bersahaja, teguh dalam prinsip, dan penuh ketulusan dalam mengabdi. 

"Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Kemenko Kumham Imipas, saya menyampaikan doa terbaik. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan," tukasnya.

Diketahui, mantan Wapres RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno meninggal dunia dalam usia 90 tahun di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Senin pagi. Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI