BGN Pastikan Program MBG Tak Ganggu Anggaran Kesehatan dan Pendidikan
SinPo.id - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menganggu anggaran di kementerian lain, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan. Di 2026, terdapat anggaran sebesar Rp24 triliun masuk dalam rincian output fungsi kesehatan BGN untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita, dan ini tidak mengganggu pagu anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Ada anggaran Badan Gizi sebesar Rp24 triliun masuk dalam fungsi kesehatan, tetapi tidak mengganggu anggaran Kementerian Kesehatan. Terbukti dari anggaran Kementerian Kesehatan dari tahun ke tahun naik, meskipun ada Rp24 triliun untuk tahun 2026 ini fungsi kesehatan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional," kata Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam keterangannya, Senin, 2 Maret 2026.
Selain itu, MBG juga tidak mengurangi jatah anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
"Pada kelompok anak sekolah termasuk santri dan sekolah keagamaan lainnya masuk rincian output fungsi pendidikan. Makanya ada anggaran Rp223 triliun di pendidikan, tapi tidak mengganggu anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah karena dari tahun ke tahun terus naik. Tidak mengganggu Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi karena dari tahun kemarin ke tahun ini juga naik," tegasnya.
Lebih lanjut, Dadan juga memastikan bahwa transfer pusat ke daerah untuk tunjangan guru tetap mengalami peningkatan, bahkan naik hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kemudian juga, tidak mengganggu transfer pusat ke daerah untuk tunjangan guru karena dari tahun kemarin ke tahun ini naik 10 persen," tukasnya.

