Home /

Vladimir Putin Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei, Sebut Serangan AS-Israel Pelanggaran Hukum Internasional

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 02 Maret 2026 | 01:24 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (SinPo.id/Euractiv)
Presiden Rusia Vladimir Putin (SinPo.id/Euractiv)

SinPo.id -  Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Kremlin menyebut aksi tersebut sebagai “pelanggaran sinis terhadap hukum internasional dan norma dasar moralitas.”

Dalam pesan resmi kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang dipublikasikan Kremlin pada Minggu 1 Maret 2026, Putin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Khamenei dan menyebutnya sebagai “negarawan luar biasa” yang memperkuat hubungan strategis Rusia-Iran.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyatakan bahwa pembunuhan Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya disambut dengan “kemarahan dan penyesalan mendalam” di Moskow. Rusia secara tegas mengutuk pembunuhan politik serta penargetan pemimpin negara berdaulat.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dilaporkan telah melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi untuk menegaskan koordinasi yang berkelanjutan antara kedua negara.

Hubungan Strategis Rusia-Iran Terancam

Rusia dan Iran dalam beberapa tahun terakhir mempererat kerja sama melalui perjanjian kemitraan strategis yang mencakup koordinasi politik, ekonomi, dan militer. Dengan tewasnya Khamenei, masa depan hubungan tersebut kini menjadi sorotan.

Para analis menilai Rusia berpotensi menghadapi kerugian besar jika terjadi perubahan rezim atau instabilitas berkepanjangan di Iran. Moskow memiliki sejumlah proyek strategis bernilai miliaran dolar, termasuk pembangunan reaktor nuklir dan pengembangan koridor transportasi internasional.

Meski demikian, pengamat hubungan Rusia-Iran, Nikita Smagin, menyebut respons Moskow dalam jangka pendek kemungkinan terbatas pada pernyataan politik tanpa intervensi militer langsung.

Dampak Regional dan Global

Serangan besar-besaran yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump bersama Israel tersebut menargetkan fasilitas militer dan nuklir Iran. Laporan menyebutkan kediaman Khamenei hancur dalam serangan.

Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan bahwa eskalasi ini dapat mendorong kawasan Timur Tengah menuju bencana dan mendesak penghentian segera permusuhan serta kembali ke jalur diplomasi.

Di sisi lain, sejumlah analis menilai krisis ini dapat berdampak pada pasar energi global. Ketegangan di Selat Hormuz berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia — situasi yang dalam jangka pendek bisa menguntungkan Rusia sebagai salah satu eksportir energi utama.

Meski demikian, Kremlin diyakini lebih mengkhawatirkan ketidakpastian geopolitik dan kemungkinan munculnya pemerintahan baru di Iran yang mungkin tidak lagi sejalan dengan kepentingan Moskow.

Putin dalam pernyataannya menegaskan bahwa Khamenei akan dikenang sebagai tokoh yang membawa hubungan Rusia-Iran ke tingkat kemitraan strategis komprehensif.

“Dalam skenario apa pun, kawasan ini memasuki fase baru gejolak yang akan berdampak luas,” tulis analis kebijakan luar negeri Rusia Fyodor Lukyanov, menggambarkan situasi yang dinilai mengkhawatirkan bagi semua pihak.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI