Pemerintah RI Pantau Perkembangan Keamanan Iran, WNI Diimbau Ikuti Arahan Otoritas Setempat

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026 | 23:42 WIB
Serangan terhadap Iran oleh AS dan Israel (SinPo.id/X)
Serangan terhadap Iran oleh AS dan Israel (SinPo.id/X)

SinPo.id - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan pemerintah terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran menyusul serangan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah wilayah di negara tersebut.

Menurut Yvonne, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran telah mengonfirmasi terjadinya serangan bersenjata melalui udara di beberapa kota di Iran pada sekitar pukul 09.45 waktu setempat.

“Kita terus pantau perkembangan situasi keamanan di Iran, dan KBRI Tehran telah mengonfirmasi terjadinya serangan bersenjata melalui udara di beberapa kota pada sekitar pukul 09.45 waktu setempat,” ujar Yvonne dalam keterangannya, Sabtu, 28 Februari 2026.

Sebagai langkah antisipasi, KBRI Tehran telah menerbitkan edaran terbaru yang memuat saran serta langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) di kediaman masing-masing guna menjaga keselamatan dan keamanan.

Kemlu RI, lanjut Yvonne, akan terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap situasi keamanan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan WNI di Iran. Pemerintah Indonesia juga mengimbau seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak agar tetap tenang dan waspada.

“Diimbau agar seluruh WNI di Iran untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI,” pesannya.

Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 9914668845 atau +98 902 466 8889. Selain itu, WNI juga dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI