AS Lancarkan Operasi Tempur ke Iran, Trump Beri Ultimatum Garda Revolusi

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:14 WIB
Presiden AS, Donald Trump (SinPo.id/Aljazeera)
Presiden AS, Donald Trump (SinPo.id/Aljazeera)

SinPo.id - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan dimulainya operasi militer berskala besar terhadap Republik Islam Iran. Pernyataan ini disampaikan Presiden Donald Trump dalam pidato yang disiarkan secara nasional pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa tujuan operasi ini adalah untuk menghancurkan rudal mereka dan meluluhlantakkan industri rudal Iran, serta memastikan bahwa negara tersebut tidak memperoleh senjata nuklir.

“Kita akan menghancurkan rudal mereka dan meluluhlantakkan industri rudal mereka. Industri itu akan benar-benar hancur, sekali lagi,” ujar Trump.

Ia menambahkan, Angkatan Laut Iran juga akan dilumpuhkan, sementara kelompok proksi yang didukung Iran di kawasan Timur Tengah akan dicegah menyerang pasukan AS atau yang membahayakan warga sipil.

Presiden Trump juga memberikan ultimatum tegas kepada anggota Garda Revolusi Islam, angkatan bersenjata, dan kepolisian Iran. “Anda harus meletakkan senjata Anda dan mendapatkan kekebalan penuh, atau menghadapi kematian yang pasti. Anda akan diperlakukan secara adil dengan kekebalan total, atau menghadapi kematian yang pasti,” tegas Trump.

Langkah militer ini menandai eskalasi ketegangan antara kedua negara, dengan tujuan yang dikemukakan pemerintah AS untuk menegakkan keamanan nasional dan mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Hingga saat ini, respons resmi dari pemerintah Iran belum dilaporkan, sementara masyarakat internasional memantau perkembangan situasi dengan cermat.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI