DPR Dukung Kebijakan Pemerintah Gelontorkan Insentif Ramadan dan Lebaran Sebesar Rp12,8 Triliun
SinPo.id - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati, mendukung kebijakan pemerintah yang mengucurkan insentif Ramadan dan Lebaran sebesar Rp12,8 triliun dalam bentuk bantuan pangan dan dukungan transportasi mudik.
Karena menurutnya, Ramadan dan Lebaran bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga momentum ekonomi yang setiap tahun mendorong peningkatan konsumsi dan perputaran uang di berbagai daerah.
"Setiap tahun perputaran uang meningkat, konsumsi naik, dan daerah-daerah ikut bergerak. Jadi wajar kalau pemerintah hadir dengan mengeluarkan insentif Rp12,8 triliun untuk bantuan pangan dan transportasi,” kata Anis, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 22 Februari 2026.
Ia pun menilai langkah tersebut sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga pangan dan meningkatnya kebutuhan selama Ramadan. Namun, harus tetap disertai dengan evaluasi menyeluruh.
“Kami mendukung langkah yang meringankan beban rakyat. Tapi kami juga akan memastikan pelaksanaannya benar-benar efektif dan tidak sekadar menjadi kebijakan musiman tanpa evaluasi,” tegasnya.
Selain itu, kata Anis, stimulus tersebut juga berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat dalam jangka pendek. Tetapi dampaknya bersifat sementara.
“Untuk jangka pendek, sangat mungkin meningkatkan daya beli. Tapi kita juga harus jujur, dampaknya sifatnya sementara. Daya beli yang kuat tetap harus ditopang oleh lapangan kerja dan pendapatan yang stabil,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya juga menekankan pentingnya akurasi data dan kualitas distribusi bantuan. Karena persoalan klasik bantuan sosial kerap terletak pada implementasi di lapangan.
“Yang paling penting adalah data dan distribusinya. Jangan sampai yang seharusnya menerima malah terlewat, dan yang tidak berhak justru mendapat bantuan. Kuncinya bukan di niat baik, tapi di kualitas eksekusi,” tandasnya.
