Delapan Desa di Aceh Tengah Masih Terisolir Akibat Bencana Hidrometeorologi
SinPo.id - Sebanyak delapan desa di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, masih terisolir akibat dampak bencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut.
Kondisi tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Tengah (BPBD), Andalika, Jumat 20 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pada awal kejadian bencana, jumlah desa yang terisolir mencapai 101 desa. Namun, seiring upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah bersama berbagai pihak, jumlah tersebut kini tersisa delapan desa.
“Delapan desa tersebut terisolasi karena jembatan terputus serta belum adanya material yang bisa menghubungkan jalan,” ujar Andalika seperti dikutip Antara.
Delapan desa yang masih terisolir tersebut berada di dua kecamatan. Di Kecamatan Ketol, yakni Desa Bergang, Pantardog, dan Karangampar. Sementara di Kecamatan Lingge meliputi Desa Lingge, Jamat, Dulung Sekinel, Rejepayung, dan Utenrejo.
Menurut Andalika, akses menuju desa-desa tersebut saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Meski demikian, distribusi bantuan tetap dilakukan dengan melibatkan partisipasi berbagai unsur masyarakat.
“Saudara kami di sana masih terisolir, hanya bisa diakses dengan kendaraan roda dua. Tetapi bantuan dan partisipasi unsur masyarakat tidak berhenti ke sana walaupun aksesnya sulit,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama BPBD terus berupaya maksimal untuk membuka kembali akses jalan ke desa-desa yang masih terisolasi, termasuk mencari solusi atas jembatan yang putus agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

