Menteri ESDM Siapkan Belanja Energi Rp15 Miliar USD dari AS
SinPo.id - Freeport-McMoRan (FCX) resmi meneken Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Indonesia terkait perpanjangan izin operasi tambang di Papua. Melalui kesepakatan ini, izin usaha pertambangan khusus (IUPK) tambang Grasberg di Papua Tengah dipastikan berlanjut setelah 2041.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan salah satu syarat perpanjangan adalah tambahan kepemilikan saham bagi pemerintah. FCX akan mendivestasikan 12% sahamnya di PT Freeport Indonesiakepada Pemerintah Indonesia pada 2041 tanpa biaya alias gratis.
Saat ini, Indonesia menguasai 51% saham Freeport. Dengan tambahan 12% tersebut, porsi kepemilikan pemerintah akan meningkat menjadi 63% pada 2041.
Tindak Lanjut Kesepakatan Dagang RI-AS
Dalam kesempatan terpisah, Bahlil juga menjelaskan tindak lanjut Perjanjian Perdagangan Timbal Balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat yang diteken Presiden Prabowo Subiantodan Presiden Donald Trump di Washington, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.
"Untuk memberikan keseimbangan neraca perdagangan kita, maka kita dari sektor ESDM akan membelanjakan kurang lebih sekitar 15 miliar US dollar (dolar AS). Dari 15 miliar US dollar ini terdiri dari membeli BBM (bahan bakar minyak) jadi, kemudian LPG (Liquefied Petroleum Gas), dan crude (minyak mentah)," kata Bahlil, Jumat 20 Februari 2026
Ia menegaskan, alokasi 15 miliar dolar AS tersebut bukan berarti menambah volume impor, melainkan menggeser sebagian impor dari negara lain.
"Namun, kita menggeser sebagian volume impor kita dari beberapa negara, di antaranya negara dari Asia Tenggara, Middle East (Timur Tengah), maupun ada beberapa negara di Afrika," terangnya.
Bahlil menyebut neraca komoditas tetap sama, hanya sumbernya yang dialihkan. Indonesia, kata dia, sebelumnya juga telah mengimpor LPG dari AS.
"Kita tahu bahwa impor kita cukup besar di LPG, kurang lebih sekitar 7 juta ton per tahun, dan salah satu yang selama ini sudah kita lakukan juga adalah sebagian kita ambil dari Amerika, tapi volumenya kita akan naikkan," ujarnya.
Ia menambahkan, pembelian energi tersebut akan mempertimbangkan aspek keekonomian dan saling menguntungkan kedua negara. Pemerintah juga akan mengeksekusi kebijakan itu setelah masa 90 hari sebagaimana arahan Presiden.
Kerja Sama Ekonomi Menuju “Golden Age”
Penandatanganan ART dikonfirmasi pula oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Hari ini, tadi pagi, Bapak Presiden langsung menandatangani kerja sama Agreement of Reciprocal Trade yang diberi judul 'Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance' dan ditandatangani secara bersama, baik oleh Bapak Presiden Prabowo maupun Presiden Donald Trump," ujarnya.
Airlangga menyebut pertemuan bilateral Prabowo dan Trump berlangsung sekitar 30 menit setelah agenda Board of Peace. Ia menekankan kedua negara sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan mendorong pertumbuhan.
Bahlil menambahkan pemerintah siap memfasilitasi investor asal AS untuk menanamkan modal di Indonesia, khususnya di sektor ESDM, dengan tetap menghormati regulasi yang berlaku.
Dengan perpanjangan operasi Freeport serta penguatan kemitraan dagang dan energi dengan AS, pemerintah menilai langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas investasi, ketahanan energi, dan keseimbangan neraca perdagangan nasional.

