Indonesia Wakil Komandan ISF, Dave: Aksi Nyata Dukung Palestina

Laporan: Juven Martua Sitompul
Jumat, 20 Februari 2026 | 20:37 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza, menunjukkan kontribusi RI tidak berhenti pada dukungan politik.

Indonesia mewujudkan dukungan terhadap Palestina lewat aksi nyata di lapangan. Menurut dia, penunjukan itu merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar bagi bangsa Indonesia.

Dave juga menyebut hal ini mencerminkan kepercayaan dunia terhadap profesionalisme TNI serta menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten berkomitmen pada misi perdamaian internasional.

"Komisi I DPR RI dengan tegas mendukung langkah pemerintah dan TNI dalam menjalankan penugasan ini," kata Dave di Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar itu menyebut dukungan tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa kehadiran pasukan Indonesia akan membawa dampak positif bagi stabilisasi kawasan dan memperkuat reputasi bangsa di mata dunia.

Dave pun menekankan agar seluruh persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek logistik, aturan pelibatan, hingga perlindungan terhadap prajurit, sehingga misi ini dapat dijalankan dengan aman, terukur, dan sesuai mandat internasional.

Untuk itu, Dave menegaskan Komisi I DPR RI akan memastikan bahwa setiap langkah pemerintah dan TNI dalam misi ini berjalan sesuai koridor hukum internasional serta tetap mengedepankan keselamatan pasukan.

"Pengiriman pasukan Indonesia bukan hanya menjadi simbol solidaritas, tetapi juga wujud nyata komitmen bangsa dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia," katanya.

Sebelumnya, Indonesia menjadi satu dari lima negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) pertama yang akan mengirim personel ke Jalur Gaza, demikian diungkapkan pasukan stabilisasi untuk Gaza atau International Stabilization Force (ISF).

"Saya dengan gembira mengumumkan bahwa lima negara pertama yang akan mengirim personel untuk bertugas dalam ISF yaitu Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania," kata Panglima ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers dalam pertemuan perdana tingkat kepala negara Dewan Perdamaian di Washington DC, Kamis pagi waktu setempat.

Jeffers juga mengungkapkan bahwa Mesir dan Yordania adalah dua negara anggota Dewan Perdamaian yang bersedia memberikan pembinaan bagi pasukan kepolisian Gaza yang akan dibentuk.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI