BKSAP DPR Komitmen Tingkatkan Peran Parlemen Melalui Penguatan AIPA

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 19 Februari 2026 | 09:32 WIB
Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat (SinPo.id/ eMedia DPR RI)
Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat (SinPo.id/ eMedia DPR RI)

SinPo.id - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan peran parlemen kawasan melalui penguatan ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA).

Hal itu ia sampaikan setelah menerima kunjungan dari Sekretaris Jenderal AIPA Chem Widhya, dalam rangka membahas agenda penting untuk menjalin koordinasi yang mendalam antara DPR RI dan Sekretariat AIPA.

Ia pun menjelaskan bahwa kunjungan Sekjen AIPA bertujuan untuk melaporkan sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan selama masa tugasnya di Indonesia.

“Sekjen AIPA yang baru, baru 2 bulan berada di Indonesia. Tadi hadir melaporkan kegiatan beliau sebagai Sekjen AIPA dan akan selalu membutuhkan parlemen dan berkoordinasi dalam rangka menjalankan tugas," kata Syahrul, dalam keterangan persnya, dikutip Kamis, 19 Februari 2026.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan kesiapan DPR untuk berkoordinasi secara aktif selama perumusan, koordinasi, dan persiapan agenda-agenda AIPA ke depan. 

Agenda utama yang turut dibahas adalah rencana pelaksanaan AIPA Caucus di Indonesia pada Juli mendatang. AIPA Caucus sendiri adalah ruang konsolidasi untuk memastikan implementasi resolusi berjalan efektif di negara-negara anggota.

Kemudian Syahrul juga menyoroti kondisi geopolitik global dan menekankan peran institusi kawasan yang semakin penting.

“Dalam kondisi lembaga-lembaga internasional seperti PBB yang sekarang ini kondisinya sangat lemah dan geopolitik perkembangan politik global yang sangat tidak dinamis, turbulensinya sangat tinggi, posisi institusi yang dalam hal ini ASEAN dan AIPA di parlemen ini sangat penting,” jelasnya.

Oleh sebab itu, kata Syahrul, penguatan institusi AIPA dinilai penting untuk melindungi masyarakat yang ada di kawasan ASEAN, dan peran strategis parlemen bernilai krusial untuk membangun komunikasi politik guna mendorong penyelesaian berbagai konflik secara damai.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI