Komisi V DPR Minta Keamanan Bandara Perintis di Wilayah 3T Ditingkatkan

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 18 Februari 2026 | 10:17 WIB
Ilustrasi. Rapat Paripurna DPR RI. (Ashar/SinPo.id)
Ilustrasi. Rapat Paripurna DPR RI. (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya meminta pemerintah untuk meningkatkan keamanan bandara perintis, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Hal itu ia sampaikan merespons insiden penembakan terhadap dua pilot Smart Air oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Menurutnya, konektivitas udara merupakan urat nadi kehidupan masyarakat di wilayah terluar. Sehingga, negara harus menjamin keselamatan pilot dan kru penerbangan.

“Kami meminta pemerintah menjamin keamanan bandara perintis agar distribusi logistik dan pergerakan manusia di daerah 3T tidak terhenti akibat teror,” kata Danang, dalam keterangan persnya, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.

Selain itu, pihaknya juga meminta adanya respon cepat untuk pemulihan situasi keamanan pasca-insiden, agar masyarakat di daerah pedalaman tidak semakin terisolasi hingga membuat harga kebutuhan pokok melonjak akibat terganggunya pasokan.

"Karena itu, kami meminta penempatan personel keamanan yang memadai di objek vital transportasi udara perintis," ungkapnya.

“Kami berkomitmen memperjuangkan perlindungan bagi para pahlawan transportasi yang bertaruh nyawa demi merajut konektivitas Nusantara,” kata Danang menambahkan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI