Polri: Hasil Olah TKP, Pesawat Smart Air di Papua Ditembak 13 Kali

Laporan: Firdausi
Jumat, 13 Februari 2026 | 20:39 WIB
Olah TKP penembakan pesawat di Papua (SinPo.id/Dok.Polri)
Olah TKP penembakan pesawat di Papua (SinPo.id/Dok.Polri)

SinPo.id - Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait tindak pidana penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Papua Selatan. Hasilnya, diduga ada sebanyak 13 tembakan ke arah pesawat.

"Terdapat 13 lubang bekas tembakan pada pesawat. Olah TKP ini kami lakukan untuk memastikan setiap bukti, jejak, dan fakta di lapangan dapat terdokumentasi serta terverifikasi secara profesional," kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, Jumat, 13 Februari 2026.

Faizal menjelaskan, pelaksanaan olah TKP dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap secara terang peristiwa penembakan pesawat Smart Air PK-SNR yang mengakibatkan dua awak pesawat meninggal dunia.

"Ini sangat penting untuk memperjelas konstruksi perkara dan mendukung proses penyelidikan maupun penyidikan secara komprehensif," ujarnya.

Dalam kegiatan olah TKP tersebut, tim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sejumlah peluru yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Barang bukti yang berhasil diamankan kini telah diamankan untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.

Diketahui, pesawat Cessna PK-SNR milik PT Smart Air Aviation rute Tanah Merah-Danawage/Koroway Batu dilaporkan ditembak di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIT.

Awalnya pesawat itu berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT. Namun, saat mendarat di Bandara Korowai Batu, pesawat mendapat serangan dari arah hutan samping areal bandara.

Dari insiden tersebut, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang selamat. Termasuk 1 balita selamat. Sementara, 2 pilot tewas di tempat.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI