Kerek Wisatawan, Gibran Minta Momentum Libur dan Isu Sampah Bali Ditangani Serius

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 13 Februari 2026 | 18:29 WIB
Wapres Gibran silaturahmi dengan Pemda dan Pengusaha Bali. (SinPo.id/ Setwapres)
Wapres Gibran silaturahmi dengan Pemda dan Pengusaha Bali. (SinPo.id/ Setwapres)

SinPo.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya pemanfaatan momentum kunjungan wisatawan pada Kuartal I-2026, serta percepatan penanganan sampah di Bali sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing sektor pariwisata nasional.

Menurut Gibran, periode awal tahun merupakan fase krusial yang harus dioptimalkan secara maksimal, mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada sejumlah momentum libur panjang.

"Kuartal I 2026 ini sangat penting sekali. Kemarin ada libur panjang Nataru (Natal dan Tahun Baru), ini ada libur Imlek, dilanjut lagi ada libur Lebaran, ini penting sekali. Momentum ini benar-benar harus dijaga. Lalu setelah itu, Juni-Juli sudah mulai juga libur Sekolah," kata Gibran dalam Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Sektor Pariwisata di Nusa Dua, Bali, Jumat, 13 Februari 2026. 

Gibran menyampaikan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta pelaku usaha, menjadi kunci untuk memastikan lonjakan kunjungan wisatawan dapat berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Tak lupa, Gibran menyoroti persoalan pengolahan sampah di Bali sebagai isu strategis yang berkaitan langsung dengan keberlanjutan sektor pariwisata. Saat ini, program Waste to Energy tengah berproses di Danantara, dan menjadi salah satu prioritas pemerintah.

"Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Bali. Saya titip, Pak Gubernur, hulu sampai hilir ini perlu dijaga betul-betul. Jadi habit (kebiasaan) pemilahan sampah dari rumah ini perlu digalakkan," tuturnya.

Dia menegaskan, penanganan sampah memerlukan langkah cepat dan terkoordinasi. Karena, sangat berkaitan dengan citra dan daya saing pariwisata Bali.

"Sampah, nanti minggu depan langsung kita rapatkan gitu ya. Ini urgent (penting) sekali, urgent sekali ini harus segera dirumuskan. Karena sekali lagi Bapak-Ibu kuartal 1 ini sangat penting sekali ya untuk sektor pariwisata," tegasnya 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI