Perbanyak Pilihan Masyarakat, Mendag Dorong Tingkatkan Produksi Migor Second Brand

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 13 Februari 2026 | 14:48 WIB
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso. (SinPo.id/dok. Kemenag)
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso. (SinPo.id/dok. Kemenag)

SinPo.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kembali mendorong produsen untuk memperbanyak produksi dan distribusi minyak goreng (migor) kemasan ekonomis (second brand), kepada konsumen, baik di pasar maupun toko-toko ritel. Tujuannya supaya masyarakat semakin banyak pilihan dalam membeli minyak goreng. 

"Minyak goreng second brand itu temannya Minyakita dan di pasar saya lihat sudah banyak (beredar migor second brand). Kami meminta para produsen mulai meningkatkan produksi minyak goreng second brand. Jadi, masyarakat punya banyak pilihan dalam membeli minyak goreng yang harganya murah tapi berkualitas," kata Budi dalam keterangannya, Jumat, 13 Februari 2026. 

Menurut Budi, dengan berlimpahnya pasokan bahan baku minyak goreng, seharusnya tidak ada kendala bagi pelaku usaha untuk menggencarkan produksi second brand. Minyak goreng second brand adalah alternatif yang tersedia bagi konsumen selain Minyakita dan berbagai minyak goreng kemasan premium. 

Minyakita awalnya merupakan Program Minyak Goreng Rakyat untuk mengintervensi harga minyak goreng di pasaran melalui mekanisme Domestic Market Obligation (DMO). Seiring waktu berjalan, Minyakita berubah menjadi indikator tunggal terhadap ketersediaan dan stabilisasi harga minyak goreng.

Untuk itu, pentingnya menggencarkan produksi dan distribusi minyak goreng second brand agar dapat membantu membentuk psikologi pasar dan konsumen terhadap terjaganya harga dan pasokan minyak goreng secara umum.

"Jadi, kalau misalnya Minyakita belum masuk (ke pasar), kesannya minyak goreng langka. Padahal masih banyak minyak goreng lain yang bisa dipilih. Pun ketika harga Minyakita melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), kesannya minyak goreng mahal, padahal saat itu merek-merek second brand di pasar banyak," tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI