Home /

Legislator Dorong Digitalisasi Cagar Budaya untuk Hadapi Ancaman Bencana

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 12 Februari 2026 | 12:14 WIB
Ilustrasi. Menara Air Balai Yasa Manggarai (Beritajakarta.id)
Ilustrasi. Menara Air Balai Yasa Manggarai (Beritajakarta.id)

SinPo.id - Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menekankan pentingnya digitalisasi cagar budaya secara menyeluruh, mengingat situs budaya sangat rentan terhadap ancaman bencana alam.

Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebagai upaya mitigasi dan penyelamatan arsip kekayaan bangsa apabila terjadi bencana yang merusak fisik situs.

“Jadi digitalisasi bukan latah karena ini lagi era digitalisasi, bukan," kata Fikri, dalam keterangan persnya, dikutip Kamis, 12 Februari 2026.

"Karena kepentingan, karena keperluan kita punya kekayaan tapi rawan karena ada bencana, maka itu yang dilakukan. Di samping mungkin hal-hal lain misalnya cagar budaya bisa saja kalau ada renovasi harus tahan terhadap gempa,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap Kementerian Kebudayaan sebagai nomenklatur baru dapat mengambil peran sentral untuk melakukan pembenahan regulasi cagar budaya secara komprehensif.

Terlebih, potensi nilai ekonominya dari cagar budaya juga diprediksi mampu melampaui sektor pertambangan maupun perkebunan jika dikelola dengan strategi yang tepat. 

Selain itu, regulasi yang jelas juga dapat melahirkan kebijakan yang tidak hanya melindungi warisan leluhur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi ekonomi rakyat dan ketahanan budaya nasional. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI